KONI Klaten Gelar Training of Trainer Pola Latihan dan Panduan Nutrisi

Ketua Umum KONI Klaten Parwanto menyerahkan cinderamata kepada guru besar UNY Prof Dr Djoko Pekik Irianto, M.Kes, AIFO.


KLATEN – KONI Kabupaten Klaten mengadakan training of trainer (ToT) dan pembekalan ‘’Pola Latihan dan Panduan Nutrisi Yang Tepat Untuk Mencapai Puncak Prestasi Atlet’’  di aula KONI Klaten, Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Sabtu (14/1/2023).

Kegiatan yang dibuka Ketua Umum KONI Klaten Parwanto itu diikuti 54 pelatih dari 33 cabang olahraga anggota KONI Klaten, yang telah lolos seleksi Pra Porprov. Tujuannya untuk menyusun program latihan yang sesuai dengan kebutuhan atletnya dan mengerti kebutuhan kalori agar atlet bisa mencapai kondisi terbaik.

Tampil sebagai pembicara guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto M.Kes., AIFO dan Sekretaris KONI Klaten, Ir Tarmuji MT yang mengulas analisa SWOT.

Ketua Umum KONI Klaten Parwanto mengatakan, saat ini, KONI Klaten sedang mempersiapkan atlet-atletnya untuk maju di Porprov Pati Raya yang rencananya digelar September 2023 mendatang. Targetnya, Klaten akan naik ke posisi 10 besar Jawa Tengah.

‘’Kami sengaja mendatangkan Prof Djoko Pekik untuk memberikan pembekalan kepada para pelatih cabang olahraga yang telah lolos seleksi Pra Porprov dan sedang bersiap menghadapi Porprov 2023,’’ kata Ketua Umum KONI Klaten Parwanto.

Pada Porprov 2018 lalu, Klaten berada di posisi 12. Setelah mengikuti acara itu diharapkan para pelatih lebih bisa menyiapkan pola latihan dan mengatur nutrisi yang tepat bagi atletnya untuk mencapai puncak prestasi.

Pada acara itu, Prof Djoko Pekik membawakan dua materi dalam dua sesi, pada sesi pertama dia mengulas ‘’Latihan Untuk Mencapai Puncak Prestasi’’ dan pada sesi kedua dia memaparkan ‘’Nutrisi Atlet untuk Mencapai Puncak Prestasi’’ dengan moderator Tonang Juniarta.

‘’Saya memberikan dua materi tentang pola latihan dan manajemen nutrisi. Peserta antusias sekali mengikuti materi, ini sangat diperlukan oleh mereka dalam persiapan menghadapi Porprov Jateng,’’ kata Prof Djoko Pekik.

Diharapkan setelah mengikuti acara itu, para pelatih akan mempunyai tambahan pengetahuan dan skill untuk menyiapkan atletnya menuju prestasi yang lebih bagus. Namun dalam pelaksanaannya harus dikawal oleh KONI dan Pengkab cabang olahraga agar hasilnya maksimal.

Menurutnya, ada hal penting dalam pola latihan yang betul, yakni dengan menggunakan pendekatan prinsip latihan yakni overload, spesifity dan reversible. Itu harus diterapkan saat melatih dalam periode apapun, mulai persiapan umum, persiapan khusus, pra kompetisi, kompetisi maupun peralihan.

‘’Terkait nutrisi, para pelatih juga harus tahu berapa kebutuhan kalori atletnya dan seberapa banyak asupan yang diperlukan. Ini untuk mensupport dalam pelaksanaan latihan maksimal agar bisa mencapai berforma tertinggi,’’ tambah Prof Djoko Pekik.

Tampil sebagai pembicara kedua Sekretaris Umum KONI Klaten Ir H Tarmuji MT dengan materi Analisa SWOT atau Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (kesempatan) dan Threats (ancaman).

‘’Setiap pelatih harus mampu melakukan Analisa SWOT untuk mengetahui cara memaksimalkan kekuatan, mengatasi kelemahan, mengantisipasi ancaman dan melihat peluangnya meraih kemenangan,’’ ujar Tarmuji.